Arman (28 tahun) seorang pegawai swasta sudah satu tahun
ini menjalin hubungan asmara dengan Indah (24 tahun) seorang mahasiwa semester
akhir, mereka bermaksud akan menikah setelah Indah lulus dari kuliahnya. Arman
sudah sejak lama mempunyai hobi merokok yang memang sulit dihindari dari kehidupannya.
Sebenarnya Indah juga tidak terlalu suka terhadap kebiasaan merokok Arman yang
selalu merokok ketika ada didekatnya. Namun apa daya Indah tak kuasa mencegahnya
karena ditutupi dengan rasa cintanya kepada Arman.
Rencana
menikah Arman dan Indahpun akhirnya terlaksana juga, hari-hari dilalui dengan indah
mereka berdua, meskipun kebiasaan merokok Arman masih sepertibiasa, dan Indah
berharap suatu saat kebiasaan merokok Arman akan berhenti. Setahun menikah akhirnya
mereka dikaruniai anak yang lucu yang semakin menambah kebahagiaan mereka. Semakin
berjalannya waktu anak mereka berdua sudah semakin besar, dan sudah menginjak satu
tahun. Cobaanpun datang ketika anaknya panas demam, tentu Indah sebagai Ibu merasa
sangat cemas. Sementaraitu Arman masih duduk-duduk diteras dengan rokok dan segelas
kopinya. Indah saat itupun sambal setengah membentak Arman untuk berhenti merokok
dan menggendong anaknya. Tapi apa yang terjadi ternyata Arman bukannya berhenti
merokok dan menggendong anaknya tapi berbalik marah dan langsung naik emosinya,
kekerasanpun terjadi Indah ditendang dan dipukul sampai lebam-lebam serta dijambak
rambutnya. Indahpun tidak terima diperlakukan seperti itu pada pagi harinya
Indah langsung melaporkan suaminya kepolisi atas kekerasan dari suaminya.
Padahari itu juga suaminya langsung dijemput polisi untuk mempertanggungjawabkan
perbuatannya. Dengan bukti foto dan surat visum Arman disangkakan telah melakukan
kekerasan dalam rumahtangga, dan di jerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun
2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
mohon maaf apabila ada kesamaan nama dan tempat, semua hanya fiksi belaka