Ayah dan Ibu Rini yang
asli orang Indonesia mempunyai perbuatan yang agak kurang menyenangkan yaitu
selalu menggerutu dan mencaci maki setiap melihat orang asing baik di TV maupun
melihat langsung, selalu menjelek-jelekkan budaya orang asing itu. Tetapi tanpa
disangka beberapa bulan kemudian Rini anak satu-satunya mengenalkan teman
dekatnya Jefri dan ternyata Jefri itu orang asing yang selama ini tidak disukai
oleh orang tuanya. Orang tuanya Rini menunjukkan sikap tidak sukanya kepada
Jefri karena Jefri dianggap bukan keturunan asli Indonesia dan dianggap orang
asing. Sepulangnya Jefri, Orang Tuanya Rini berusaha menasehati Rini agar tidak
memilih bule dan menginginkan menikah dengan orang Indonesia saja. Tetapi Rini
menganggap sudah menjadi mantap dan menjadi pilihannya apalagi katanya Jefri
orangnya baik. Waktu berlalu Rini berusaha meyakinkan Jefri kalau orang tuanya
pasti akan menyetujui hubungannya. Disuatu obrolan santai diruang tamu ada
Rini, Fitri adiknya Rini dan kedua orang tuanya. Fitri adiknya tiba-tiba
menanyakan gimana hubungan Rini dengan Jefri. Rini menjawab masih baik-baiknya
saja. Saat itulah Ibu dan ayahnya marah besar karena sudah dinasehati untuk
memutuskan Jefri. Percekcokanpun terjadi antara Rini dan kedua orang tuanya,
sampai orang tuanya mengusir Rini dari Rumah. Rini sedih campur marah pergi
dari rumah dan tidak tahu tujuannya. Ditengah perjalanannya Rini bertemu dengan
sahabatnya (Sari) dan menanyakan keadaannya dan apa yang terjadi. Rini
menceritakan semuanya. Sementara Rini tinggal di Rumah Sari. Sari menemui orang
tuanya Rini untuk mencari solusi yang terbaik. Sari menyampaikan kepada Orang
Tua Rini bagaimana kalau datang ke penyuluh hukum untuk mencari solusinya.
Orang tuanya menyetujui dan besok harinya Sari mengajak Rini dan kedua orang
tuanya ke penyuluh hukum. Penyuluh Hukum menyampaikan solusinya. Orang tua Rini
memahami apa yang disampaikan penyuluh dan akhirnya menyetujui hubungannya Rini
dengan Jefri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar